SIBLINGS DAY OUT: KEBUN RAYA BOGOR

Semua anak-anak orang tuaku telah benar-benar hijrah ke Jakarta. Karena kami sudah merdeka menentukan hidup sejak sekolah, ya dikasih aja semua merantau. Nggak karena perempuan, terus nggak bisa jauh-jauh. Malah Mamak bilang jauh aja, biar nanti ada alasan jalan-jalan. Leh uga tuh!

Setelah kami semua serumah (lagi), biasanya hanya sekedar makan di luar, jalan ke mal, ke gereja, atau ribut di rumah aja yang dilakukan bersama-sama. Soalnya semua (sok) sibuk. Abang dan Aku kerja. Kakak dan Pudan nggak kalah (sok) sibuk juga. Sibuk cari kerja. Wkwkwk.

Minggu lalu, kami main ke Bogor. Karena kami dari kampung, adek-adekku belum pernah ke Bogor. Boro-boro ke Kebun Raya. Jadilah destinasi utama kami Kebun Raya Bogor, sekalian manatau Pakde Jokowi sedang beristirahat di istananya.

Kami naik KRL dari Stasiun Manggarai. Sampai di Stasiun Bogor panas terik, tepat jam 12 siang. Rencananya kami langsung beli tiket harian untuk nanti pulang, karena takut padat pas pulang sorenya. Eh, ternyata rame sekali. Beberapa mesin tiket otomatis disiapkan. Tapi, karena ketidaktahuan penumpang,membludaknya penumpang, ditambah suasana panas membuat antrian itu mengular dan nggak ada habisnya. Akhirnya kami beli tiket KRL yang bisa diisi ulang aja.

Dari stasiun kami jalan kaki ke Pintu Utama Kebun Raya Bogor. Jam 12 siang, jalan kaki segitu jauhnya, akhirnya kami lemas-layu-lunglai sampai di sana. Kebayanglah kan capeknya.

Kami duduk aja menunggu mobil wisata yang akan membawa keliling. Lagian mana sanggup kami mengelilingi kebun raya seluas 87 hektar ini. Bisa gempor. Wkwkwk. Pokoknya Kebun Raya Bogor ini lengkap sekali boshhhh. Pohon berusia ratusan tahun, anggrek, jenis-jenis palem, dan buaaaaaaanyak lagi dah.

Kami bayar 15 ribu per orang untuk naik mobil wisata. Ohya, masuk Kebun Raya Bogor 14 ribu per orang. Setelah berkeliling naik mobil wisata, kami foto-foto sebentar di dekat kolam ikan pintu utama. Lapar, capek, dan panas, seperti yang sudah kurencanakan dari awal, kami pergi ke Kedai Kita. Itu loh, tempat makan yang pizza kayu bakar di dekat macaroni panggang.

Processed with VSCO with hb1 preset
CAPEK BOSSSHQUE?

Perut masih kenyang, kami lanjut ke Alania Chocolava. Nggak jauh dari Kedai Kita. Hanya jarak 5 rumah, kayak pacar lima langkah. Udah mulai jam 4 sore, malas padat-padatan di kereta, kami memutuskan pulang.

Processed with VSCO with hb1 preset
Siblings Day Out

Siblings Day Out (minus abang yang lagi kerja) hari itu intinya numpang main panas-panasan ke Bogor. Adek-adekku belum merasakan rintik hujan Kota Hujan. Barang kali resapan air memang betul-betul habis.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s